Dengan prediksi bola akurat akan memantulkan rasa kepercayaan diri yang tinggi, Didier Deschamps berani mengatakan bahwa Kylian Mbappe akan segera merapat ke jawara Ligue 1 Prancis, Paris Saint Germain sebelum bursa transfer musim panas 2017 ditutup pada hari Kamis mendatang.

Spekulasi kepindahan Mbappe sepanjang musim ini telah menarik perhatian dunia usai tim-tim elite Eropa berbondong-bondong ingin mendapatkan tanda tangan sang pemain. Nama-nama tim besar macam Manchester City, Real Madrid, Juventus, Chelsea dan Arsenal tertarik merekrut pemain kelahiran Prancis tersebut.

Sampai pada akhirnya, nama PSG masuk ke dalam daftar pemuncak klasemen dalam urusan mendapatkan jasa Mbappe. Kabar ini melahirkan isu kesepakatan antara PSG dan Monaco mencapai 180 juta euro. Dan Deschamps selaku pelatih timnas Prancis sendiri muncul sebagai aktor utama yang membenarkan berita tersebut.

"Dia akan tetap berada di Ligue 1 dan proses itu akan segera terjadi. Masa depan akan menunjukkan apakah dia akan membuat keputusan yang baik, namun saya pikir ini adalah langkah bagus jika berada dalam ruang pas dan baik untuknya," ucap Deschamps.

Deschamps juga menambahkan perihal perkembangan kondisi Mbappe usai menjalani tes medis di markas besar timnas Prancis. Sang pelatih menyampaikan bahwa "Para pemain akan bertahan di sini. Bisakah mereka menjalani tes medis di sini? Ya, itu mungkin akan terjadi dan semua berharap berjalan lancar."

Premier League pekan ketiga baru saja melahirkan banyak kejutan, satu yang paling diingat adalah perjuangan Granit Xhaka dalam laga Arsenal. Dalam hal ini, sang pemain mengaku masih tidak berani menghadapi kemarahan Fans The Gunners usai kalah memalukan 4-0 atas Liverpool di Anfield akhir pekan kemarin.

Skuat Arsene Wenger secara mengejutkan bermain sangat buruk meski semua pemain andalannya masuk sebagai starter, namun Arsenal tak kuasa menahan gempuran Liverpool. Kini poin Arsenal hanya terisi tiga angka dari total satu kali menang dan dua kali kalah.

Kekalahan ini sontak memberikan kemarahan besar dari Fans Arsenal dan nama Xhaka merupakan salah satu dari sekian banyak pemain yang mendapat intimidasi dari fans. Dan salah satu yang paling gencar menyuarakan bentuk kekecewaan adalah leganda Manchester United, Gary Neville.

Pada kesempatannya, Neville mengaku tak habis pikir dengan aksi back-heel yang sempat dilakukan pemain Swiss di kotak penaltinya sendiri. Semakin memperkeruh suasana ketika polemik terjadi dikubu Arsenal, Xhaka justru mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Swiss dari asosiasi sepakbola negaranya atas performa yang ditunjukan sang pemain dimusim lalu.

Xhaka pun memang menjadi pemain penting dalam laju Swiss di musim 2016, kala membela timnas di Euro dan juga membantu Arsenal menjuarai Piala FA musim lalu. Akan tetapi yang menjadi permasalahannya adalah ketika waktu penyerahan penghargaan tersebut tidak tepat, karena hanya selang 24 jam usai Arsenal dibabat habis Liverpool.

Menanggapi situasi yang sedang terjadi, Xhaka pun mencoba berbagi waktu dengan mengatakan bahwa "Saya tidak berani keluar rumah usai dikalahkan Liverpool."

Musim 2016 adalah waktu dimana Arsenal mendatangkan Xhaka dari Monchengladbach dengan harga 35 juta pounds. Xhaka sendiri mendapat durasi kontrak berdurasi empat musim ke depan dan sampai saat ini, Xhaka dianggap masih biasa-biasa saja.

Satu aksi peduli antar sesama baru saja diperlihatkan oleh kapten Real Madrid Sergio Ramos yang memberikan tribut kuhusus pada mendiang sahabatnya, Antonio Puerta.

Sebagai catatan, Puerta telah meninggalkan dunia ini sejak 10 tahun silam dan ketika itu sang pemain berada di usia 22 tahun. Sebagai tanda penghormatan, Ramos merilis sebuah postingan di akun media sosialnya untuk mengenang kehadiran mantan pemain Sevilla tersebut.

Meninggalnya Puerta dikarenakan gagal jantung dalam pertandingan melawan Getafe di Ramon Sanchez Pizjuan pada 25 Agustus. Dia harus menghembuskan nafas terakhir dalam perjuangan tiga hari di rumah sakit usai semua organ tubuh nya tidak bekerja secara maksimal atas kegagalan jantung tersebut.

Melalui Twitter dan Instagram, Ramos menyampaikan dengan tulisan berisi "10 tahun, saudaraku, 10 tahun sejak kamu meninggalkan kami."

"10 tahun bagai kekosongan tanpa kahadiran mu kawan. 10 tahun hukuman yang akan terus menemani kami. 10 tahun kehidupan yang takkan pernah sama. 10 tahun pertandingan kemenangan yang layak anda raih,"

"10 tahun yang pantas kami ingat. 10 tahun merasa dekat tanpa pernah hadir langsung. 10 tahun keabadian. Selalu bersama ANda dan selalu bersama kami dalam keabadian." Ramos mengakhiri.

Ramos sendiri dikenal sebagai pemain lulusan akademi Sevilla bersama dengan Puerta dan keduanya bermain bersama di tim utama, sebelum akhirnya Ramos memutuskan hijrah ke Real Madrid.

Kevin de Bruyne merupakan satu dari sekian banyak orang yang tidak setuju dengan keputusan wasit pertandingan mengkartu merah Raheem Sterling usai melakukan selebrasi gol ke gawang Bournemouth di lanjuta Premier League akhir pekan kemarin.

Sterling terpaksa diusit wasit usai menerima kartu kuning kedua, keputusan wasit tersebut sontak menuai banyak kritik panas yang dianggap tak wajar. Sterling sendiri merupakan aktor penentu kemenangan dramatis Manchester City dipenghujung babak.

Ditengah momen panas tersebut, Sterling berlari menuju ke arah para pendukung Manchester City untuk berbagi kesenangan lantaran timnya sukses mendulang tiga poin sempurna dilaga tandang. Akan tetapi semua menjadi buruk karena wasit menganggap aksi Sterling merupakan pelanggaran dalam lapangan sepakbola.

Alhasil Sterling mendapat kartu kuning kedua dan dipastikan absen saat jumpa mantan klubnya, Liverpool. Adapun nama De Bruyne termasuk di antara pemain yang kecewa dengan keputusan tersebut.

"Saya hanya berada dalam situasi bola masuk ke gawang lawan dan Anda tahu, Anda akan memenangkan pertandingan di titik itu. Ini adalah momen yang sangat penting dan saya pikir, bagi kami dan fans ini waktu yang indah," ucap De Bryune.

\93Menurut pandangan saya, dia tak pantas mendapat ganjaran kartu kuning kedua. Dia tetap berada di dalam lapangan, hanya saja fans yang masuk ke dalam dan saya pikir ini bukan suatu pelanggaran,"

\93Jelas ini kerugian bagi kami karena dia tidak bisa bermain di pekan depan. Saya akan mengerti jika dia melompat ke tribun tapi dia dilapangan dan orang datang kepadanya. Ini bukan kesalahan dia dan kartu merah yang sudah terjadi tidak pantas dia dapat." tutupnya.